Indonesia Bebas Banci ?

Posted by Rican Margareta Selasa, 22 November 2011 0 komentar
Indonesia Bebas Banci ?
Senin kemarin(21/11) ketika mata kuliah Keterampilan Interpersonale di kelas B diadakan Pemilihan Presiden Republik Indonesia. Ada dua kandidat kuat yang akan menjadi calon presiden RI. Untuk pemilihan kali ini, diadakan debat antar calon presiden dengan mengungkapkan visi misi masing-masing. Kandidat pertama yakni Arif dari Partai Dancow sedangkan kandidat kedua dari PFJ (Partai Feddy Jaya).
Perdebatan berlangsung seru, tetapi yang menarik pehatian saya adalah salah satu visi dari Arif yang ingin mengubah Indonesia menjadi negara yang terbebas dari para waria, gay, atau yang semacamnya. Visi yang cukup unik memang. Indonesia menganut adat ketimuran dimana pola hidupnya tidak sesuai dengan hal-hal semacam itu.
Berbicara mengenai waria, menurut wikipedia waria merupakan kondisi dimana laki-laki yang lebih suka berperan sebagai perempuan dalam kehidupan sehari-harinya. Selama ini waria alias wadam alias banci emang amat akrab dengan dunia malam dan pinggiran jalan. Berbaur dengan para penjajah cinta dan hawa nafsu di keremangan malam dan temaram lampu jalanan. Biasanya begitu ada petugas tramtib, mereka larinya paling kenceng. Maklum, secara fisik mereka memang laki-laki. Tetapi kini para waria berani tampil beda. Ada yang pernah mencalonkan dirinya jadi anggota legislatif daerah, ada yang berani menulis buku menyuarakan pendapatnya memilih jadi waria, di televisi makin banyak orang yang memerankan (atau memang sudah?) jadi waria, ada penyelenggaraan khusus untuk kontes waria seperti gelaran Miss Waria, bahkan ada yang nekat akan menikah sesama waria. Wah, gimana jadinya ya kalo pria nikah dengan pria lagi? Ada-ada saja! Padahal manusia kan berkembang biak secara generatif, bukan vegetatif alias bertunas kayak pohon pisang atau membelah diri kayak molusca. Kecenderungan menjadi waria lebih diakibatkan oleh salah asuh atau pengaruh lingkungan sekitarnya. Bukan penyakit turunan atau karena urusan genetik. Ini pun diakui oleh Merlyn Sopjan—waria (Republika, 29/10/2004).
Apabila ingin merubah Indonesia menjadi negara yang bebas waria, hal tersebut dirasa sulit. Semoga saja Allah memudahkan para waria untuk mempelajari Islam dengan benar. Karena Islam adalah obat mujarab untuk menyelamatkan kehidupan manusia di dunia ini. Saya tahu, bahwa sebagian dari kaum muslimin yang tahu tentang Islam hanya mampu untuk berusaha menyadarkan dengan menyampaikan kebenaran ajaran Islam, khususnya tentang waria ini. Selebihnya, Allah Ta’ala yang akan menentukan apakah kita mendapatkan petunjukNya atau tidak. Sebagaimana firmanNya: “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendakiNya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.” (QS al-Qashash [28]: 56)
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Indonesia Bebas Banci ?
Ditulis oleh Rican Margareta
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke http://duniarican.blogspot.com/2011/11/senin-kemarin2111-ketika-mata-kuliah.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Cara Buat Email Di Google | Copyright of Menggali Jejak Inspiratif ☺.